Salah satunya, inovasi pada sayap belakang yang digunakan pada kedua mobil McLaren dalam balapan yang berlangsung di GP Singapura dua pekan silam. Hasilnya pun cukup signifikan. Jenson Button berhasil menempati peringkat kedua dalam balapan di sirkuit Marina Bay Street Circuit.
“Yang membesarkan hati, kami berhasil mendapatkan tes berulang-ulang dengan sayap belakang baru di Singapura. Itu membuktikan cukup positif selama latihan Jumat (di GP Singapura) yang digunakan pada kedua mobil untuk sisa balapan,” kata Whitmarsh dikutip Crash, Selasa (4/10/2011).
Tapi, Whitmarsh melanjutkan, inovasi yang dilakukan timnya masih terus berkembang. Tidak sebatas pada perubahan sayap belakang semata. McLaren masih memiliki banyak pekerjaan untuk membangun mobil yang kompetitif yang akan dipakai bersaing untuk musim depan.
Bila perubahannya terus menunjukkan progress brillian, bukan tidak mungkin tim berjuluk The Silver Arrows tersebut akan langsung mengimplementasikannya untuk sisa musim ini, seperti kata Whitmarsh.
“Sementara, akan ada pergeseran fokus dan tidak terelakkan terhadap mobil baru. Kami masih cukup memiliki momentum dalam sistem pengembangan untuk meningkatkan bahwa kami masih akan memperkenalkan bagian baru sampai balapan terakhir musim ini.
Terkait GP Jepang yang berlangsung di Suzuka, Whitmarsh menambahkan. “McLaren memiliki banyak sejarah di Jepang. Kami telah menyaksikan beberapa adegan luar biasa serta tidak terduga yang melibatkan mobil kami dan pembalap di kedua sirkuit di Suzuka dan Fuji Speedway."
"Dan, sebagai sebuah tim, kami sangat bangga pergi ke Jepang musim ini untuk memainkan peranan olahraga untuk membangun kembali Negara yang telah mengalami penderitaan mengerikan pada 2011 ini," pungkasnya.
Subscribe to email feed



