Dalam balapan terakhir yang berlangsung di GP Singapura, dua pekan silam, pembalap asal Rusia itu hanya mampu menyelesaikan balapan di tempat 17. Jadi, bisa dimaklumi bila Petrov mengusung ambisi tinggi bisa menorehkan hasil bagus dalam balapan di Suzuka yang menurutnya terkenal sulit ditaklukan.
“Suzuka mungkin sirkuit terkenal tetapi juga salah satu yang sulit,” kata Petrov dikutip Crash, Senin (3/10/2011). Jelang balapan nanti, Petrov, pun menjelaskan dirinya telah mendapatkan banyak data dari musim lalu yang diberikan oleh para engineer Renault. “Mekanik kami memberikan saya data dari tahun lalu untuk dilihat. Seharusnya membuat saya bisa berdiri dalam memberikan manfaat baik,” Petrov melanjutkan.
Terkait karakteristik Suzuka, Petrov tidak menyangkal, sirkuit tersebut memiliki lay-out menantang dengan beragam tikungan yang membutuhkan skill dan teknik tinggi dari para kontestan untuk menaklukkannya. “Setiap orang mengetahui Suzuka dengan baik, dan seluruh penggemar olahraga motorsport menyukainya. Saya baru sekali mengunjungi Suzuka tapi balapan di sana benar-benar cukup istimewa,” tukas Petrov
“Trek menguji pembalap dengan beragam cara. Itu sangat menantang dan sangat, sangat cepat. Jika Anda menghitung tikungan cepat yang bisa diambil dari gigi empat atau lebih tinggi, di sana (di Suzuka) lebih banyak dibanding sirkuit lainnya dalam kalender,” jelas Petrov mengilustrasikan seberapa menantangnya Suzuka.
“Sektor pertama sangat luar biasa. Tikungannya seperti Rollercoaster, berbalik dengan g-force (gaya gravitasi) dari samping melewati tikungan yang sangat penjang serta sulit menjaga jalur dengan benar. Terutama, jika Anda salah memasuki jalur tikungan. Anda bisa sangat kewalahan di tikungan lainnya,” Petrov melanjutkan.
Dengan kondisi tersebut, Petrov berharap banyak mobilnya bisa diajak bekerja sama dengan baik untuk melibas tikungan di salah satu sirkuit yang melegenda tersebut. “Saya berharap mobil sangat kuat di sana. Sangat penting untuk tetap percaya diri di tikungan cepat karena bila kepercayaan diri Anda sedang menurun, Anda bisa kehilangan banyak waktu tiap lap.”
“Ada margin kesalahan yang sangat kecil karena di sana terdapat beberapa run-off area, sebelum kembali memasuki jalur lurus di trek. Tetapi Suzuka tidak bekerja seperi itu. Jika Anda kehilangan satu roda, Anda tidak bisa kembali,” tambah Petrov. “Ini salah satu trek menakutkan, tetapi bila Anda melakukannya dengan benar, memberikan Anda kepuasan besar,” pungkasnya.
Subscribe to email feed



