JAKARTA, Kompas.com - Tim Basket Garuda Flexi Bandung akan menjajal kemampuannya di "Johor International Basketball Invitation 2011" Malaysia 3-7 Oktober 2011 sebelum turun resmi pada National Basketball League (NBL) Indonesia musim 2011.
Commissioner NBL Indonesia Azrul Ananda dalam siaran pers yang diterima ANTARA, Jumat, mengatakan, Deni Sumargo dan kawan-kawan pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Johor State Basketball Association of Malaysia itu akan melawan tim-tim kuat yang diundang.
"Total ada delapan klub yaitu Tim Nasional Malaysia, Tim Johor State, Tim Nasional Hongkong, plus klub-klub asal Australia, China Fujian, Filipina, dan Taiwan," katanya.
Menurut dia, selaku penyelenggaran NBL Indonesia pihaknya mengaku senang dengan banyaknya event internasional yang bisa diikuti oleh klub-klub sebelum turun pada NBL musim ini.
Selain Garuda Flexi Bandung, kata dia, klub asal ibu kota Stadium sebelumnya mengikuti acara di Singapura dengan hasil yang cukup membanggakan. Begitu juga kegiatan di Tanah Air, tiga klub yaitu tuan rumah CLS Knights Surabaya, Aspac dan Muba Hang Tuah turun pada Surabaya World Challenge 2011.
"Kami berterima kasih kepada klub-klub yang dengan semangat memenuhi undangan-undangan yang diterima NBL Indonesia. Sebenarnya ada beberapa lagi undangan, tapi kami dan tim-tim lain tak bisa memenuhi karena jadwal Lebaran dan lain-lain," kata Azrul menambahkan.
Bagi Garuda, turnamen ini juga memberi tantangan ekstra. Sebab, pada 23 September hingga 2 Oktober 2011 nanti, mereka harus habis-habisan tampil di Flexi NBL Indonesia Preseason Tournament, di Malang.
Jika Garuda masuk final, maka mereka harus terbang pagi-pagi pada 3 Oktober ke Malaysia, lalu langsung bertanding di malam harinya. Pihak manajemen, pelatih, dan barisan pemain Garuda siap menghadapi tantangan berat tersebut.
"Ketika menerima tawaran untuk bermain di Johor, tentu kami sudah paham konsekuensinya. Kami sadar, kami akan kerja ekstra. Juga, usaha mati-matian karena jadwal turnamen akan cukup menguras tenaga," kata Manager Garuda Gagan Rachmat.
"Kami tidak akan main-main di preseason tournament nanti. Target kami minimal masuk final. Namun, kami juga tahu bahwa turnamen di Johor adalah kesempatan langka untuk menggali pengalaman. Terutama, mencuri ilmu dari tim-tim internasional dan melatih teamwork. Jadi, kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin," kata Gagan menambahkan.
Pada "preseason tournament" mendatang, Garuda Flexi Bandung berada satu grup dengan Satria Muda Jakarta, Aspac Jakarta, Bimasakti Malang, BSC (Citra Satria) Jakarta, juga tim baru NSH GMC Riau.
View the original article here
Subscribe to email feed



