Ya, kemenangan 2-0 yang dipetik I Bianconerri atas I Rossoneri di Juventus Arena, Senin (3/10/2011) dini hari tadi, membuat seluruh pendukung setia Juve yang hadir bersorak kegirangan. Selain memenangi gengsi, kemenenangan ini juga mengantar Si Nyonya Tua kembali ke puncak klasemen sementara.
Dengan hasil impresif yang ditunjukkan Conte di awal musim ini, sejumlah Juventini pun mulai optimistis tim kesayangannya bisa kembali berjaya dan merengkuh gelar scudetto musim ini. Namun, Conte mencoba tidak terbawa dalam euforia tersebut. Bintang Juve di era 90an ini menyatakan dirinya masih belum berani menjanjikan gelar apapun.
“Masih terlalu dini untuk membuat prediksi atau mematok target. Malam ini merupakan ujian besar pertama kami, dan jika kami melakoninya dengan hasil yang salah (buruk), saya sudah bisa memprediksi bahwa kami akan menjadi sorotan utama di media massa,” tutur Conte seperti dikutip Football-Italia, Senin (3/10/2011).
“Dalam beberapa tahun terakhir, fans sudah terlalu sering dikecewakan, jadi kali ini kami tidak ingin menjanjikan apapun kepada mereka,” sambung Conte seraya menjanjikan bahwa dirinya akan terus berusaha menjaga Juve berada di jalur kemenangan.
Soal pertandingan, Conte mengaku puas dengan performa anak asuhnya yang menurutnya mampu menahan ego masing-masing dan berkorban untuk kepentingan tim.
“Kami pantas mendapat gol di awal pertandingan, tapi melawan tim sekelas Milan dan sejumlah bintang seperti Zlatan Ibrahimovic, Antonio Cassano dan Urby Emanuelson, mereka bisa saja membuat perbedaan,” tutur Conte mengakui bahwa dirinya meminta timnya tampil hati-hati di babak pertama.
“Kami bermain sangat baik dengan determinasi dan aplikasi yang tepat. Untuk itu, saya tidak melakukan banyak pergantian, karena saya takut itu akan merusak keseimbangan tim yang sudah sempurna,” sambungnya.
“Hal terpenting dalam pertandingan seperti ini adalah untuk terus berpikir selayaknya sebuah tim, dan ini merupakan pelajaran terbaik yang bisa kami petik. Kami sadar, untuk memenangi pertandingan seperti ini, kami harus menggunakan kelebihan individu masing-masing untuk kepentingan tim,” imbuhnya.
“Kami masih mempelajari kekuatan tim-tim besar. Tapi, pertandingan kali ini membuktikan bahwa kami berada di jalur yang benar. Kami punya banyak pemain hebat, tapi tahun ini kami ingin mereka menjadi pemain juara,” pungkasnya.
Subscribe to email feed



