Pages

Banner 468

Wednesday, October 5, 2011

Sneijder Comeback Lawan Catania

0 comments
 
MILAN - Wesley Sneijder cukup optimistis terkait pemulihan yang tengah dijalaninya. Playmaker Inter Milan ini pun menegaskan bahwa dirinya siap kembali memperkuat I Nerazzurri dalam dua pekan ke depan.
Sneijder diketahui mengalami cedera pangkal paha karena terlibat benturan dengan pemain Bologna saat membantu Inter meraih kemenangan pertamanya. Sejak kemenangan 3-1 tersebut, Sneijder harus absen di dua laga berikutnya, yakni saat menang 3-2 lawan CSKA Moskow di Liga Champions dan kalah 0-3 dari Napoli, Minggu (2/10/2011) dini hari kemarin.
Kini, setelah sepekan menjalani pemulihan, Sneijder mengkonfirmasi bahwa cederanya berangsur membaik. Jeda laga internasional di pekan depan pun memberinya waktu untuk memulihkan kondisinya. Untuk itu, dia pun optimis bisa kembali ke skuad arahan Claudio Ranieri saat bersua Catania, dua pekan ke depan.
“Untuk semua tweets tentang cedera saya! Saya berharap dan saya berpikir untuk kembali di pertandingan berikutnya melawan Catania,” kicau pilar Timnas Belanda ini dalam akun twitternya dikutip Goal, Senin (3/10/2011).
Kehadiran Sneijder dalam skuad Il Biscione memang sangat dibutuhkan, apalagi saat ini Inter kembali terpuruk usai dikalahkan Napoli di San Siro dengan skor cukup telak 0-3.
Readmore...

Sneijder Comeback Lawan Catania

0 comments
 
MILAN - Wesley Sneijder cukup optimistis terkait pemulihan yang tengah dijalaninya. Playmaker Inter Milan ini pun menegaskan bahwa dirinya siap kembali memperkuat I Nerazzurri dalam dua pekan ke depan.
Sneijder diketahui mengalami cedera pangkal paha karena terlibat benturan dengan pemain Bologna saat membantu Inter meraih kemenangan pertamanya. Sejak kemenangan 3-1 tersebut, Sneijder harus absen di dua laga berikutnya, yakni saat menang 3-2 lawan CSKA Moskow di Liga Champions dan kalah 0-3 dari Napoli, Minggu (2/10/2011) dini hari kemarin.
Kini, setelah sepekan menjalani pemulihan, Sneijder mengkonfirmasi bahwa cederanya berangsur membaik. Jeda laga internasional di pekan depan pun memberinya waktu untuk memulihkan kondisinya. Untuk itu, dia pun optimis bisa kembali ke skuad arahan Claudio Ranieri saat bersua Catania, dua pekan ke depan.
“Untuk semua tweets tentang cedera saya! Saya berharap dan saya berpikir untuk kembali di pertandingan berikutnya melawan Catania,” kicau pilar Timnas Belanda ini dalam akun twitternya dikutip Goal, Senin (3/10/2011).
Kehadiran Sneijder dalam skuad Il Biscione memang sangat dibutuhkan, apalagi saat ini Inter kembali terpuruk usai dikalahkan Napoli di San Siro dengan skor cukup telak 0-3.
Readmore...

Sneijder Comeback Lawan Catania

0 comments
 
MILAN - Wesley Sneijder cukup optimistis terkait pemulihan yang tengah dijalaninya. Playmaker Inter Milan ini pun menegaskan bahwa dirinya siap kembali memperkuat I Nerazzurri dalam dua pekan ke depan.
Sneijder diketahui mengalami cedera pangkal paha karena terlibat benturan dengan pemain Bologna saat membantu Inter meraih kemenangan pertamanya. Sejak kemenangan 3-1 tersebut, Sneijder harus absen di dua laga berikutnya, yakni saat menang 3-2 lawan CSKA Moskow di Liga Champions dan kalah 0-3 dari Napoli, Minggu (2/10/2011) dini hari kemarin.
Kini, setelah sepekan menjalani pemulihan, Sneijder mengkonfirmasi bahwa cederanya berangsur membaik. Jeda laga internasional di pekan depan pun memberinya waktu untuk memulihkan kondisinya. Untuk itu, dia pun optimis bisa kembali ke skuad arahan Claudio Ranieri saat bersua Catania, dua pekan ke depan.
“Untuk semua tweets tentang cedera saya! Saya berharap dan saya berpikir untuk kembali di pertandingan berikutnya melawan Catania,” kicau pilar Timnas Belanda ini dalam akun twitternya dikutip Goal, Senin (3/10/2011).
Kehadiran Sneijder dalam skuad Il Biscione memang sangat dibutuhkan, apalagi saat ini Inter kembali terpuruk usai dikalahkan Napoli di San Siro dengan skor cukup telak 0-3.
Readmore...
Tuesday, October 4, 2011

Defisit Enam Poin? Milan Bisa Mengejar!

0 comments
 
MILAN - Optimisme tinggi masih diusung para punggawa AC Milan kendati mereka tengah terpuruk di papan klasemen. Bek senior Gianluca Zambrotta meyakini timnya akan segera bangkit dan kembali ke persaingan juara.

Kekalahan 0-2 Il Diavolo atas Juventus, akhir pekan kemarin, membuat Milan dalam posisi sulit. Sang juara bertahan kini masih tercecer di papan bawah atau posisi 15 klasemen sementara dengan raihan lima angka, hasil dari satu kemenangan, dua kali imbang dan dua kekalahan.


Kondisi ini jelas membuat fans setia I Rossoneri mulai gerah. Pasalnya, saat ini Milan terpaut cukup jauh, yakni enam angka dari Juve yang mengoleksi 11 poin, dan sejauh ini tampil konsisten dengan belum sekali pun menelan kekalahan.


Menyikapi kondisi ini, Zambrotta meminta fans untuk bersabar. Bek senior yang sempat membela Barcelona dan Juventus ini meyakini, Milan akan segera bangkit dan mengejar defisit poin demi kembali ke jalur juara.


“Kami memainkan salah satu pertandingan terburuk saat melawan Juventus. Tapi, pekan ini kompetisi libur karena ada jeda internasional, dan kam bisa memanfaatkannya untuk mengisi ulang tenaga, karena kami sudah banyak sekali bermain sepanjang bulan lalu,” tutur Zambrotta disitat Football-Italia, Rabu (5/11/2011).


“Kami hanya terpaut enam angka. Dengan tiga angka yang kami dapat dari setiap kemenangan, kami harus memenangi tiga atau empat pertandingan ke depan untuk bisa kembali ke papan atas,” sambungnya.


“Anda juga harus ingat, bahwa lawan yang sudah kami hadapi merupakan tim-tim kuat. Tapi, kami bisa membalas karena akan balik menjamu Napoli dan Juventus di kandang pada putaran kedua nanti,” imbuh bek 34 tahun ini.


Ya, jadwal berat memang harus dilakoni Milan pada awal musim ini. Dari lima laga yang telah dilakoni, pasukan Massimiliano Allegri harus berhadapan dengan sejumlah tim kuat macam Lazio, Udinese, Napoli dan Juventus. Di giornata ketujuh Serie A (15/10) nanti, harus kembali bertemu lawan tangguh yakni Palermo, tim yang menyingkirkan mereka di semifinal Coppa Italia musim lalu.

Readmore...
Monday, October 3, 2011

Di Mata Buffon, Milan Tetap Favorit Utama

0 comments
 
TURIN - Kiper Juventus Gianluigi Buffon belum berani sesumbar meski saat ini timnya, Juventus tengah berada di puncak klasemen. Buffon menilai, AC Milan masih menjadi tim yang paling kuat dalam perburuan scudetto musim ini.

Kemenangan 2-0 yang dipetik Bianconeri atas Rossoneri di Juventus Arena, akhir pekan kemarin, sukses membuat Juve memuncaki klasemen sementara Serie A dengan 11 poin. Sementara Milan harus tercecer ke posisi 15 dengan raihan lima poin.


Namun, Buffon justru menanggapi kemenangan tersebut dengan dingin. Menurutnya, Milan tetaplah tim favorit scudetto di musim ini, meski saat ini tengah terpuruk.


“Milan tengah menerima konsekuensi dari badai cedera yang menimpa pemain mereka. Mereka belum terlempar dari persaingan. Saya masih sangat yakin, Milan tetaplah favorit kuat untuk memenangkan liga di akhir musim,” ujar Buffon sebagaimana dikutip Football-Italia, Rabu (5/10/2011).


Lebih jauh, Buffon juga memberikan komentarnya terkait hasil apik yang ditorehkan timnnya sepanjang musim ini. Dari lima laga yang telah dilakoni, Juve sukses memetik tiga kemenangan, dua kali imbang dan belum sekalipun menelan kekalahan.


“Saya senang dengan situasi ini. Kami bermain bagus saat melawan Milan dan saya sangat senang dengan spirit yang kami tampilkan di mana kami bermain untuk menang,” sambungnya.


“Meski demikian, kami hanya menambah tiga angka di laga Minggu lalu (lawan Milan). Jika kami tidak melakoni pertandingan dengan sikap yang sama seperti ini, kami tentunya hanya akan jadi tim biasa yang tidak bisa meningkatkan kualitas,” papar kiper timnas Italia tersebut.


“Jika Anda finis di urutan tujuh dalam dua musim secara beruntun, seperti yang kami raih, itu menunjukkan bahwa Anda tidak mampu mempertahankan konsistensi dalam meraih hasil. Saya tidak ingin memberikan prediksi, karena di beberapa musim terakhir kami mengawali dengan baik, tapi berakhir dengan kekecewaan,” tutup kiper yang akrab disapa Gigi ini.


Juve akan melanjutkan perjuangannya di pentas Serie A dengan bertandang ke markas Chievo, (16/10), atau setelah jeda internasional yang akan digelar sepanjang pekan ini.

Readmore...

Januari, Amauri Dipastikan Tinggalkan Juve

0 comments
 
TURIN - Carvalho Amauri sudah tidak lagi memiliki ambisi untuk memperjuangkan tempatnya di Juventus. Bomber yang musim ini tengah dipinjamkan ke FC Parma ini memastikan bahwa dirinya akan meninggalkan Turin di bursa transfer, Januari mendatang.

Kapastian bakal hengkangnya Amauri diutarakan Giampiero Pocetta yang bertindak sebagai agennya. Dalam pernyataannya, Pocetta mengkonfirmasi bahwa Amauri sebenarnya masih ingin terus bermain di Turin. Namun, pelatih anyar Bianconeri Antonio Conte tidak memasukkannya dalam skema permainan di musim ini.


Amauri pun tetap dengan status pinjamannya di Parma, suatu keputusan yang tidak disukai Amauri. Setelah menimbang berbagai opsi, Amauri akhirnya membulatkan tekad untuk hengkang dari Turin. Bomber 31 tahun ini mengaku ingin mencari tantangan baru di luar negeri.


“Dia sempat berpikir akan mendapat tempat di skuad (Juve). Tapi, kenyataannya tidak seperti yang diharapkannya,” tutur Pocetta dikutip Footmercato, Rabu (5/10/2011).


“Dia jelas akan meninggalkan Juventus dan situasinya akan semakin jelas dalam enam pekan ke depan (akhir tahun),” sambungnya.


“Pindah ke Prancis? Yang jelas kami akan mempertimbangkan semua opsi dan tawaran yang masuk,” pungkas sang agen.


Sejumlah klub memang diakui Pocetta sempat melamar Amauri, dan salah satu klub yang menyatakan minatnya adalah klub Prancis, Olympique Marseille, yang kebetulan dilatih mantan bintang Juve, Didier Deschamps. Namun, persoalan gaji nampaknya jadi masalah buat Marseille. Pasalnya, di Juve Amauri mendapat bayaran cukup tinggi, yakni 3,8 juta euro permusimnya.

Readmore...

Pedro Leon: Mou Tidak Perlakukan Saya dengan Adil

0 comments
 
MADRID - Pedro Leon mengaku kecewa dengan perlakuan pelatih Jose Mourinho saat masih memperkuat Real Madrid, musim lalu. Winger yang kini dipinjamkan ke Getafe ini mengaku kesal dengan kebijakan Mou yang menurutnya tidak adil.

Kekecewaan Leon terhadap Mou diawali saat dirinya baru direkrut Madrid dari Getafe musim lalu. Semusim berkostum El Real, Leon mengaku mendapat perlakuan yang tidak adil dari sang pelatih. Pasalnya, dalam satu musim dia hanya mendapat lima kali kesempatan tampil. Padahal, Leon merasa dirinya pantas mendapat kesempatan lebih.


Kekecewaan Leon pun semakin menjadi-jadi ketika akhir musim ini manajemen Madrid memutuskan mengembalikannya ke Getafe dengan status pinjaman. Konon, Mourinho menjadi aktor utama di balik keputusan manajemen klub memulangkannya ke Getafe.


“Saya merasa dipermalukan di Madrid,” tegas Leon sebagaimana dikutip Cadena SER, Rabu (5/10/2011).


“Saya merasa tidak pernah melakukan kesalahan. Saya sudah melakukan apa yang saya mampu, saya pemain profesional dan terus bekerja keras,” sambungnya bingung mengapa kerja kerasnya tersebut tidak mendapat apresiasi dari Mou.


“Saya rasa, semua pemain yang diikat kontrak seharusnya mendapat perlakuan yang sama. Tapi, saya tidak punya alasan untuk komplain kepada klub,” pungkas winger 24 tahun ini.


Lebih jauh, Leon juga mengaku masih kecewa dengan pernyataan Mourinho yang bernada meremehkan, usai dirinya dipinjamkan ke Getafe. Saat itu, Mou dengan lantang menyatakan bila “Leon bukan Zinedine (Zidane), bukan juga (Diego) Maradona,” saat ditanya wartawan mengapa dirinya tidak memasukkan nama Leon dalam rencananya di musim ini.


“Cara dia berkomentar menyakiti saya, lebih dari kata-kata yang dia lontarkan. Ada banyak cara untuk mengatakan sesuatu. Anda (Pelatih) bisa berkata apapun seenaknya, tapi Anda bisa melakukannya dengan beberapa cara,” pungkas winger yang direkrut Madrid dengan banderol 10 juta euro ini.


Terakhir, Leon juga masih punya satu uneg-unegnya selama berada di bawah komando pelatih yang dijuluki The Special One ini. Leon mengatakan bahwa Mou sempat menghalanginya untuk bergabung dengan Chelsea. Namun pada akhirnya, pelatih asal Portugal tersebut justru tidak memasukkannya dalam tim.


“Chelsea merupakan salah satu klub besar di Eropa dan tentunya saya tertarik dengan peluang itu (bergabung). Tapi, pelatih (Mou) memberikan opininya dan dia mengatakan bahwa dia tidak akan melepaskan saya. Dia mengatakan, saya tidak akan banyak bermain di London,” imbuhnya.


“Jujur, dalam pikiran saya saat itu berkata, Chelsea kan yang melatih (Carlo) Ancelotti, bukan dia (Mourinho)?” tutup mantan pilar timnas Spanyol U-21 ini.

Readmore...