Dua klub Italia tersebut sebenarnya telah menjajaki tahap negosiasi dengan striker Argentina musim pada musim panas lalu. Tapi karena kendala biaya yang cukup besar dan berbagai alasan lainnya membuat kedua klub tersebut urung melanjutkan transaksi.
Juve ingin meminjam pemain tersebut dengan opsi permanen pada musim berikutnya. Tapi raksasa Turin itu gagal mencapai kesepakatan karena mereka tak lolos Liga Champions, itu juga menjadi kendala Tevez yang tak ingin absen di Liga Champions musim ini.
Bahkan Direktur Olahraga Giuseppe Marotta sangat mengagumi pemain tersebut. “Tevez adalah pemain hebat yang ingin kami miliki tetapi masalah ekonomis menjadi kendala untuk merampungkan kesepakatan itu,” jelas Marotta seperti disitat Daily Mirror, Jumat (30/11/2011).
Setelah imbang atas Catania akhir pekan lalu, pelatih Bianconeri Antonio Conte mengakui timnya kurang memiliki kualitas untuk memenangkan Scudetto, setelah kehilangan target seperti Tevez musim panas lalu. “Kami masih memiliki jalan panjang untuk meraih Scudetto,” ucap Conte menambahkan.
Inter juga akan kembali mengincar mantan kapten City tersebut. Juara Liga Champion musim 2009/2010 itu bahkan rela menukar gelandangnya Wesley Sneijder demi mendapatkan jasa Tevez. Tapi tidak terwujud akibat City telah mendapatkan Samir Nasri dari Arsenal.
Bahkan mantan pelatih West Ham United, Gianfranco Zola sangat memperhitungkan pemain yang pernah membela Manchester United itu. Baginya Tevez akan membawa perubahan jika bermain di Serie A. “Carlos (Tevez) adalah pemain yang begitu baik, ia dapat membuat perbedaan langsung, bahkan lebih. Pemain besar seperti dirinya selalu ingin bermain,” ungkap Zola.
Sedangkan klub Prancis, Paris Saint Germain juga tertarik ingin mendapatkan tanda tangan Tevez. Dia akan memanfaatkan kasus Tevez dengan merayunya untuk bergabung ke klub ibukota Prancis itu. Apalagi di sana ada rekan senegaranya Javier Pastore, yang bisa membujuknya datang ke Paris.
Subscribe to email feed



