Pages

Banner 468

Wednesday, August 31, 2011

Juve-Milan Masih Tanpa Gol

0 comments
 
TURIN – Juventus membuka partai big match kontra AC Milan dengan cukup baik. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan para punggawa Bianconeri. Sayang, dari sekian banyak peluang yang didapat Juve belum mampu mencetak gol, begitu juga dengan Milan. Skor 0-0 masih bertahan hingga babak pertama usai.

Menjamu Milan di stadion baru, Juventus Arena, pelatih Antonio Conte memainkan Andrea Pirlo sejak awal. Gelandang yang sempat 10 tahun merumput bersama Milan diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal, terutama dalam mengekslporasi kelemahan I Rossoneri.


Sementara di kubu Milan, Allenatore Massimiliano Allegri kembali menduetkan Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano yang terbukti mampu bekerjasama dengan apik saat mengantar Milan menang 2-0 atas Viktoria Plzen di Liga Champions. Kevin Prince Boateng yang baru pulih dari cedera dipercaya menempati posisi trequartista di bekakang Ibra dan Cassano.


Laga antara dua kandidat scudetto ini berlangsung ketat sejak awal. Juve yang tampil dengan dukungan penuh pendukungnya lebih dominan dalam menguasai permainan. Di menit ke-12, Juve memberikan ancaman pertama melalui Stephan Lichtsteiner yang melepaskan umpan silang. Namun, masih bisa di tip Christian Abbiati yang nampak kaget.


Milan sendiri nampak masih mencari-cari titik lemah Juve dan tidak mampu menciptakan banyak peluang. I Rossoneri justru dipaksa menjaga area pertahanan ketimbang fokus mencetak gol.


Gelombang serangan Juve kembali datang di menit ke-33. Arturo Vidal mengirim umpan manis ke arah Mirko Vucinic yang kemudian mengontrol bola dan langsung melepaskan tembakan, tapi sayang masih berada dalam jangkauan Abbiati. Empat menit berselang, Juve mendapatkan peluang terbaiknya.


Kembali, kali ini peluang didapat Vucinic yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Tendangan melengkung tersebut sebenarnya tidak mampu dijangkau Abbiati. Namun, Milan beruntung karena bola hanya menerpa mistar. Simone Pepe yang coba memaksimalkan bola muntah, gagal menjangkau bola.


Empat menit jelang turun minum, Juve kembali mendapat peluang. Kali ini peluang didapat Claudio Marchisio setelah memanfaatkan umpan cantik Vidal. Sayang, sepakan gelandang muda Italia ini masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan Abbiati. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Susunan pemain:


Juventus: Buffon; Lichtsteiner, Barzagli, Bonucci, Chiellini; Pirlo, Pepe, Vidal, Marchisio, Krasic; Vucinic.


AC Milan: Abbiati; Zambrotta, Silva, Nesta, Bonera; Van Bommel, Seedorf, Boateng, Nocerino; Ibrahimovic, Cassano.

Readmore...

Persik Kembali Medioker?

0 comments
 
KEDIRI - Mimpi Persik Kediri menjadi sebuah klub profesional dan mandiri dalam sekejap lenyap. Selain batal berlaga di kompetisi level satu, klub kebanggaan Persikmania juga menerima dana yang tak sesuai rencana semula.

Setelah merger dengan Minangkabau FC, rencananya Konsorsium LPI akan menggerojok Macan Putih dengan duit Rp18 miliar per musim. Belakangan Persik hanya mendapat kurang dari separuh alias Rp8 miliar saja.

Nominal tersebut memang sesuai dengan kasta Persik yang hanya mengikuti kompetisi kelas dua. Pertanyaannya sekarang adalah tim macam apa yang bisa dibangun dengan anggaran sebesar itu? Bisa jadi pengalaman musim lalu terulang lagi.

Musim lalu Macan Putih juga bermodal dana yang tak terpaut jauh dari angka itu. Nyatanya pelatih Jaya Hartono hanya memperoleh kekuatan ala kadarnya dan hanya menjadi tim medioker. Malah tak mampu menembus babak delapan besar Divisi Utama.

"Kita menerima dana sesuai dengan kompetisi yang kita ikuti. Kalau Persik masuk di kompetisi level satu, mungkin dana bisa lebih besar. Kita maksimalkan saja dana yang ada sekalian mencari sponsor," kata Manajer Persik Kediri Sunardi.

Manajemen sendiri belum mengalkulasi berapa kebutuhan untuk belanja pemain. Sebab kini Persik masih harus melakukan pembicaraan ulang dengan pemain, terutama terkait kesediaan mereka bertarung di kompetisi kelas dua.

Maklum, sejumlah pemain senior menyatakan keengganannya bermain di kompetisi level kedua, diantaranya Erol Iba, Danilo Fernando, Legimin Raharjo, hingga Jaya Teguh Angga. Manajemen juga tak terlalu yakin mereka mau meneruskan rencana membela Persik.

Rencananya dana dari konsorsium akan turun dalam minggu ini dan langsung ditindaklanjuti dengan pembicaraan kontrak. Persik tak akan mempersoalkan pemain-pemain senior tersebut hegkang ke tim lain.

"Kita akan membuka pembicaraan kontrak dengan pemain yang bersedia bertahan di Persik dan bermain di Divisi Utama. Tentunya harga kontrak juga disesuaikan dengan budget yang kita miliki," tambah Sunardi.

Persik tampaknya sudah bisa menerima keputusan PSSI yang memaksa klub ungu tersebut tampil di kasta kedua. Sebelumnya Persik melayangkan protes karena memangkas jumlah peserta kompetisi level satu hingga menjadi 24 dan membuat tim ini tak termasuk di jajaran level satu.

Kini manajemen cukup menyadari situasi sudah tidak mungkin diubah dan legowo harus merangkak lagi dari level kedua. "Beginilah kenyataannya. Kita harus memulai dari bawah dan harus serius jika ingin promosi musim depan," pungkas sunardi. (Kukuh Setiawan/Koran SI/acf)



View the original article here



Peliculas Online

Readmore...

Persela Tinggal Konsentrasi ke Tim

0 comments
 
LAMONGAN - Persiapan Persela Lamongan menuju kompetisi musim ini dipastikan beres. Segala urusan administrasi maupun verifikasi sudah tak ada masalah dan kini klub tinggal konsentrasi penuh ke tim yang masih memerlukan tambahan pemain.

Satu persyaratan lagi yang harus dilalui Laskar Joko Tingkir adalah verifikasi infrastruktur terkait kelengkapan stadion. Untuk verifikasi yang akan dilakukan AFC ini, Persela optimistis tak ada persoalan karena Stadion Surajaya sudah cukup memadai.


Selain itu verifikasi stadion ibaratnya sebuah formalitas karena PSSI sudah memutuskan klub yang berlaga di kompetisi level satu. Pihak manajemen juga tak tahu pasti apakah verifikasi itu berhubungan dengan masuk-tidaknya sebuah klub ke kompetisi.


"Klub peserta kompetisi sudah diumumkan, tapi verifikasi baru akan dilakukan. Kami juga bingung dengan sistem seperti itu. Dulu kami mengira verifikasi dulu, baru peserta diumumkan karena siapa tahu ada yang stadionnya tak memenuhi syarat," kata Ketua Harian Persela Yuhronur Efendi.


Walau agak aneh, tapi manajemen klub biru laut tak ambil pusing. Yang terpenting bagi Yuhronur adalah Persela bisa bermain di kompetisi level satu dan tak ada masalah dengan administrasi. Kini Persela sudah menyelesaikan 95% persiapan tim di bawah asuhan Eduard Tjong.


Komposisi tim sudah dianggap layak secara kuantitas dan kualitas, sehingga pelatih hanya perlu menambah satu pemain asing lagi. Kini Eduard mempunyai opsi dua pemain asing yang ikut seleksi yakni Prince Kaber Bello dan Luis Pena asal Paraguay.


Manajemen tinggal menunggu rekomendasi soal pemain mana yang dipilih Eduard untuk direkrut. "Menurut pelatih, tim sudah mendekati sempurna. Kita tinggal mencari satu pemain asing berposisi striker. Semoga bisa cepat didapat," papar Yuhronur.


Persela sendiri tengah mempertimbangan tawaran dari Madiun Putra untuk uji coba. Tawaran tersebut berupa uji coba berbentuk turnamen yang melibatkan tiga tim yang digelar di Stadion Wilis, Madiun, dalam pekan ini. Sebelumnya Persela melayangkan tawaran uji coba ke Gresik United.


Sementara, dari klub tetangga, Persibo Bojonegoro dipastikan batal mendatangkan duo Australia Kim dan Adam Harrys. Dua bersaudara itu tak memenuhi syarat administrasi karena di Australia sana belum pernah bermain di klub profesional.


Ketua Umum Persibo Taufik Riesnendar membenarkan batalnya upaya membawa Kim dan Adam. Padahal keduanya diproyeksikan sebagai penambal skuad Laskar Angling Dharma bersama Mekan Nashirov yang pernah memperkuat Persik Kediri.


"Terpaksa kita mencari pemain lain karena keduanya tak memenuhi syarat. Sebenarnya secara kualitas bagus, tapi tak sesuai persyaratan PSSI. Biar pelatih nanti mencari pemain alternatif," ungkap Taufik.

Readmore...

Inter-Juve Kembali Incar Tevez, PSG Ikutan

0 comments
 
MANCHESTER - Tampaknya keadaan yang kurang harmonis antara Carlos Tevez dan pelatih Roberto Mancini akan dimanfaatkan dengan baik oleh beberapa klub. Tidak terkecuali Inter Milan dan Juventus yang sudah lama ngebet mendapatkan pemain Timnas Argentina itu.

Dua klub Italia tersebut sebenarnya telah menjajaki tahap negosiasi dengan striker Argentina musim pada musim panas lalu. Tapi karena kendala biaya yang cukup besar dan berbagai alasan lainnya membuat kedua klub tersebut urung melanjutkan transaksi.


Juve ingin meminjam pemain tersebut dengan opsi permanen pada musim berikutnya. Tapi raksasa Turin itu gagal mencapai kesepakatan karena mereka tak lolos Liga Champions, itu juga menjadi kendala Tevez yang tak ingin absen di Liga Champions musim ini.


Bahkan Direktur Olahraga Giuseppe Marotta sangat mengagumi pemain tersebut. “Tevez adalah pemain hebat yang ingin kami miliki tetapi masalah ekonomis menjadi kendala untuk merampungkan kesepakatan itu,” jelas Marotta seperti disitat Daily Mirror, Jumat (30/11/2011).


Setelah imbang atas Catania akhir pekan lalu, pelatih Bianconeri Antonio Conte mengakui timnya kurang memiliki kualitas untuk memenangkan Scudetto, setelah kehilangan target seperti Tevez musim panas lalu. “Kami masih memiliki jalan panjang untuk meraih Scudetto,” ucap Conte menambahkan.


Inter juga akan kembali mengincar mantan kapten City tersebut. Juara Liga Champion musim 2009/2010 itu bahkan rela menukar gelandangnya Wesley Sneijder demi mendapatkan jasa Tevez. Tapi tidak terwujud akibat City telah mendapatkan Samir Nasri dari Arsenal.


Bahkan mantan pelatih West Ham United, Gianfranco Zola sangat memperhitungkan pemain yang pernah membela Manchester United itu. Baginya Tevez akan membawa perubahan jika bermain di Serie A. “Carlos (Tevez) adalah pemain yang begitu baik, ia dapat membuat perbedaan langsung, bahkan lebih. Pemain besar seperti dirinya selalu ingin bermain,” ungkap Zola.


Sedangkan klub Prancis, Paris Saint Germain juga tertarik ingin mendapatkan tanda tangan Tevez. Dia akan memanfaatkan kasus Tevez dengan merayunya untuk bergabung ke klub ibukota Prancis itu. Apalagi di sana ada rekan senegaranya Javier Pastore, yang bisa membujuknya datang ke Paris.

Readmore...

Kepergian Timo Ganggu Konsentrasi Persema

0 comments
 
MALANG - Kepergian mantan Pelatih Persema Malang Timo Scheunemann bisa berpengaruh langsung pada tim. Suasana tim terancam tak harmonis karena selama ini Timo dikenal dekat dengan anak asuhnya.

Perlu diketahui, sejumlah pemain sangat dekat dengan mantan pelatih timnas wanita ini. Terutama dua bintang Persema hasil naturalisasi yakni Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan.


Timo-lah sosok yang paling berjasa mengangkat nama dua pemain itu di persepakbolaan Indonesia. Irfan dan Kim juga pernah mengaku sangat berhutang kepada Timo yang memercayai kemampuan mereka saat pelatih lain tidak tertarik.


Bisa jadi kepergian Timo bisa mengganggu konsentrasi Irfan dan Kim, juga mungkin pemain lainnya. Atau bahkan lebih parah, mereka bisa memutuskan hengkang cepat atau lambat. Itu sangat bisa terjadi karena dari 18 pemain yang ada, baru Reza Mustofa dan Joko Ribowo yang resmi dikontrak.


Sebanyak 16 pemain lain masih menunggu kontrak baru karena keputusan harga kontrak dari Konsorsium LPI belum juga ada. Manajemen baru akan bergerak setelah ada patokan harga kontrak untuk pada pemain.


Tapi Timo tidak ingin mantan anak asuhnya terpengaruh dengan keputusannya hengkang dari Persema. "Ini keputusan saya pribadi dan saya tidak ingin pemain terpengaruh karena mereka mungkin akan mendapatkan sosok yang lebih baik," uangkap Timo.


Timo mengaku, sebenarnya berat meninggalkan pemain yang telah berperilaku baik selama ditanganinya. Tapi dengan alasan profesionalisme, ia harus menanggalkan posisi di Laskar Ken Arok walau belum ada tawaran dari klub lain.


Timo juga meminta pemain bisa bersikap profesional dengan menjaga konsentrasi dalam persiapan menuju kompetisi. "Saya berharap pemain juga bisa lebih berkembang lagi. Mereka sudah dewasa dan pastinya bisa menghadapi situasi ini," tandasnya.


Sementara, manajemen sendiri belum bisa memastikan kapan pemain bakal teken kontrak permanen. General Manager Persema Asmuri mengatakan pihaknya masih berkonsultasi dengan Konsorsium LPI terkait besaran nilai kontrak.


Ia optimistis Persema tidak terlambat dalam persiapan tim karena pemain sudah berkomitmen untuk bertahan. "Yang saya tahu pemain masih sabar menunggu kontrak. Sebenarnya sudah pasti, tapi hanya soal waktu saja," kata Asmuri.


Asmuri memperkirakan kontrak pemain akan dibicarakan setelah ada kepastian soal pelatih yang bekerja di Stadion Gajayana. Ia memperkirakan dalam pekan ini kepastian terkait posisi pelatih sudah ada kejelasan.

Readmore...

Persijap Menunggu Buruan

0 comments
 
JEPARA – Persijap masih mencari sedikitnya enam pemain tambahan untuk melengkapi skuad yang ada saat ini. Satu pemain diproyeksikan menempati pos pertahanan, dua pemain di sektor gelandang bertahan, satu pemain sayap, serta dua striker.

 Akan tetapi, sampai sekarang manajemen belum melakukan pergerakan signifikan untuk menindaklanjuti rekomendasi draf pemain buruan yang disampaikan pelatih Agus Yuwono.  
Sehingga, Agus Yuwono dan asistennya Anjar Jambore Widodo bekerja keras untuk mengoptimalkan barisan pemain yang ada. Persijap saat ini diuhi 23 pemain. mereka terdiri dari 18 pemain yang dipersiapkan untuk turun ke kompetisi serta lima pemain magang. Sehingga, jumlah 18 pemain ini masih terlalu riskan jika dibawa ke kompetisi yang durasinya sangat panjang.
Mengacu pada kompetisi yang akan digulirkan pada pertengahan Oktober, seharunya saat ini pemain-pemain tambahan tersebut sudah bergabung bersama Persijap. Dengan demikian, mereka memiliki waktu cukup untuk beradaptasi dengan pemain lain serta strategi yang diinginkan pelatih.
Persoalan menjadi semakin rumit setelah beberapa pemain buruan telah menerima pinangan tim lain. Dua pemain PSPS, Agus Cima dan Dedi Gusmawan memilih bertahan di tim berjuluk Askar Bertuah tersebut. Agus Cima sebenarnya dipersiapkan untuk memperkuat sektor sayap. Sedangkan Dedi Gusmawan diharapkan mampu memperkokoh barisan pertahanan Persijap.
Pemain lainnya, eks gelandang Arema Indonesia Hendra Ridwan yang juga sempat datang ke Jepara dikabarkan telah merapat ke Persib.
”Informasi yang kami dengar demikian. Pemain-pemain yang direkomendasikan pelatih sudah mendapatkan klub. Untuk Legimin Raharjo (eks gelandang Persik Kediri) sepertinya masih free. Namun, kami juga tidak mengetahui secara persis kepastian status pemain tersebut,” kata Anjar Jambore Widodo.
Sedangkan, dua pos pemain tambahan tersisa bakal ditempati legiun asing. Agus Yuwono berencana memenuhi kuota empat pemain asing di tubuh pasukannya. Dua pemain yang telah bergabung adalah pemain belakang Bonaken Bassoken dan Jose Sebastian.
”Pelatih menginginkan, lini penggempur diisi dua pemain asing. Sedangkan, tambahan domestik akan maksimalkan di sektor tengah dan belakang,” imbuhnya.
Sejauh ini, lanjut Anjar, belum ada nama yang masuk. Pelatih sebenarnya sudah mendapat tawaran dari pihak Julio Lopez, mantan ikon PSIS yang musim lalu berbaju Persisam Samarinda. Sedangkan, satu penyerang asing lainnya menurut rencana bakal diambilkan dari kuota Asia.
Melihat situasi ini, lanjut Anjar, pihaknya bisa memahami. Sebab, manajemen memang sampai sekarang belum mendapatkan kepastian tentang finansial untuk biaya mengikuti kompetisi dari proses merger yang telah dilakukan dengan konsorsium LPI.

Readmore...

Si Cantik Myers Lakukan Debutnya di MotoGP

0 comments
 
 KOMPAS.com - Elena Myers melakukan debutnya dengan sebuah mesin MotoGP di Indianapolis Motor Speedway, Kamis (25/8/11). Pebalap wanita pertama yang tampil di kelas paling bergengsi tersebut melahap beberapa lap, menggunakan Suzuki GSV-R milik Alvaro Bautista.

Pebalap berusia 17 tahun tersebut, yang saat ini berkompetisi di AMA, menyelesaikan lima lap dari sirkuit MotoGP yang memiliki panjang 4.216 meter. Ini merupakan bagian dari persiapannya menghadapi GP Indianapolis akhir pekan ini.

Dalam debutnya yang disaksikan langsung oleh Bautista, serta beberapa pebalap top, Myers menunjukkan performa yang mengagumkan. Dia berhasil mencatat waktu yang impresif, karena mencapai kecepatan 306 km/jam (190mph) saat menggeber motor di lintasan lurus, sehingga semua yang menyaksikannya kagum dan yakin dengan gaya membalapnya.

Sebelum Myers, Bautista yang lebih dulu mencoba motornya tersebut, supaya dia bisa memberikan saran kepada Myers. Setelah itu, pebalap Spanyol tersebut duduk di pit-box dan menyaksikan aksi Myers.

"Wow! Saya tidak bisa mengatakan apa-apa lagi; itu seperti sebuah pengalaman yang luar biasa!" ujar Myers. "Saya tidak cukup hanya berterima kasih kepada orang-orang di Suzuki MotoGP - mereka mengagumkan! Hal ini membuat saya sangat tak sabar lagi untuk datang ke sini dan mencobanya suatu hari supaya menjadi nyata pada balapan akhir pekan.

"Saya juga tidak bisa mengatakan tentang sepeda motor, karena ternyata 20 kali lebih baik daripada yang saya bayangkan - ini tentu saja menakjubkan, dan saya pikir secara perlahan saya akan menyadari apa yang baru saja terjadi selama beberapa hari ini. GSV-R baru saja menghanyutkan saya!"

Myers menjadi pebalap wanita pertama yang memenangkan balapan AMA Pro ketika dia meraih kemenangan di ajang SuperSport di Infineon Raceway pada tahun 2010.

Musim ini Myers juga menorehkan prestasi yang cukup mengagumkan. Dia berhasil meraih podium di Park Motorsports Barber, plus lima kali finis di posisi lima besar, sehingga saat ini berada di peringkat lima klasemen sementara AMA Pro SuperSport Divisi Barat - meskipun absen di dua seri karena cedera.

Pebalap muda Amerika tersebut sekarang akan tetap di Indianapolis selama sisa akhir pekan.

"Menyenangkan melihat Elena menunggang sepeda motor MotoGP, dan dia sangat tenang. Sebagai tim Suzuki MotoGP, kami akan membantunya untuk mewujudkan salah satu impiannya," ujar manajer tim Paul Denning. "Pada usia 17 tahun, dan menilai penampilannya di kompetisi AMA Pro SuperSport, dia memiliki kemampuan bagus, yang akan berkembang, ketika pengalamannya bertambah.

"Dia tampil hari ini dengan kecerdasan dan kedewasaan yang bagus, tetapi mengesankan melihat dia tidak takut dengan kecepatan atau tenaga yang kuat dari motor! Terima kasih kepada Indianapolis Motor Speedway, atas bantuannya sehingga ini bisa terjadi, termasuk kepada anak-anak yang sudah mempersiapkan motor, dan Alvaro, yang mengizinkan Elena menggunakannya!"




View the original article here




Peliculas Online

Readmore...
Friday, August 26, 2011

Anneke/Nitya Masih Bertahan

0 comments
 
A. Tjahjo Sasongko | Jumat, 26 Agustus 2011 | 23:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ganda putri Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari mampu lolos ke semifinal Vietnam Terbuka Grand Prix 2011.

Anneke/Nitya yang diunggulkan di tempat kelima menyingkirkan ganda Malaysia, Vivian Kah Mun Hoo/Woon Khe Wei, di babak perempat final. Ganda pelatnas ini menang 21-16, 21-17.

Di babak semifinal, Anneke/Nitya akan menghadapi unggulan 7 dari Taiwan, Chiang Kai Hsin/Tsai Pei-Ling.



View the original article here



Peliculas Online

Readmore...